Tuesday, July 16, 2024
Indonesia
6,813,429
Total confirmed cases
Updated on September 27, 2023 3:55 am

Jokowi Ke Kapolri: Harus Selektif Gunakan UU ITE

“Saya perintahkan Kapolri dan seluruh jajarannya untuk lebih selektif dalam menyikapi dan menerima laporan seperti itu”. Kata Jokowi

Jendelahukum.com – Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri agar lebih selektif dalam menyikapi dan menerima laporan terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Perintah itu ia sampaikan guna mengantisipasi terjadinya sikap saling melaporkan antar warga masyarakat dengan menggunakan pasal-pasal dalam UU ITE.

“Saya perintahkan Kapolri dan seluruh jajarannya untuk lebih selektif dalam menyikapi dan menerima laporan seperti itu”. Kata Jokowi dalam akun Facebooknya, Senin 15/02/21.

Baca: Jubir Presiden: Kritik Harus Sesuai dengan UU Agar Tidak Berujung pada Laporan




Ia pun menyampaikan bahwa apparat kepolisian harus berhati-hati dalam menerapkan pasal-pasal yang bisa menimbulkan multi-tafsir. Bahkan jika perlu, harus ada pedoman interprestasi resmi bagi pihak kepolisian agar penerapan UU ITE dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat.

“Pasal-pasal yang bisa menimbulkan mutitafsir harus diterjemahkan secara hati-hati. Buat Pedoman interpretasi resmi terhadap pasal-pasal UU ITE agar proses hukum terkait laporan itu dapat memenuhi rasa keadilan”. Tulisnya.

UU ITE sendiri sebenarnya memiliki semangat awal untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen transaksi elektronik, serta menjaga ruang digital agar tetap beretika, sehat, dan produktif. Namun begitu, nyatanya terdapat beberapa “pasal karet” yang akhirnya seringkali digunakan untuk saling melaporkan antar warga satu sama lain.

Baca: Paradoks Tantangan Kritik ala Jokowi

Untuk itu, Jokowi pun mewanti-wanti penerapan UU ITE haruslah berkeadilan. Jika tidak, maka ia pun menekankan akan mengajak DPR untuk melakukan revisi terhadap UU ITE, khususnya pasal-pasal karet yang dianggap bermasalah.

“Kalau tidak bisa memberikan rasa keadilan, saya akan meminta DPR untuk bersama-sama merevisi UU ITE ini. Pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda, yang mudah diinterpretasikan secara sepihak, agar dihapuskan”. Ujar Jokowi.


Stay Connected

16,985FansLike
564,865FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

Related News

Related Stories