Menu

Mode Gelap
MBG Disebut “Harga Mati”, Penggugat: Jangan Ambil dari Pos Pendidikan Rangkap Jabatan dan Standar Ganda Penegakan Hukum Apa Dampaknya jika ”Parliamentary Threshold” Dinaikkan? Wacana Ambang Batas 7% Ungkap Ketidakpastian Hukum dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Tanggapan Pemohon atas Klaim Mendikdasmen MBG Tak Kurangi Anggaran Pendidikan Mendikdasmen: Anggaran Pendidikan Naik, Tak Dipangkas untuk MBG

Berita Terkini

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Eva Monalisa: UMKM Kekuatan Strategis Perkuat Pilar-Pilar Kebangsaan

badge-check


					Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Eva Monalisa: UMKM Kekuatan Strategis Perkuat Pilar-Pilar Kebangsaan Perbesar

Jakarta – Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan dan memperdalam pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur bangsa, Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Eva Monalisa, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Blora, Selasa (22/04/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 150 peserta dari kalangan pelaku usaha kecil menengah ini mengusung tema ‘Semangat kewirausahaan dan pembangunan ekonomi rakyat: Menguatkan Pilar-Pilar Kebangsaan’.

Dalam pemaparannya, Eva Monalisa menyampaikan bahwa di tengah upaya pemerintah mendorong kemajuan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), semangat kewirausahaan menjadi kekuatan strategis yang tidak hanya menopang ekonomi, tetapi juga memperkuat pilar-pilar kebangsaan.

“Sebagai garda terdepan perekonomian bangsa, UMKM tentu menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat pilar-pilar kebangsaan,” ujar Eva.

Baca juga: Dinilai Janggal, Sejumlah Advokat Muda Gugat Peraturan DPR 1/2025 ke MA

Menurutnya, kewirausahaan, dalam konteks pembangunan nasional, bukan hanya sekadar kegiatan mencari laba, tapi juga sarana aktualisasi nilai-nilai kemandirian, kreativitas, dan keberdayaan masyarakat.

“Berwirausaha tentu bukan hanya kegiatan mencari laba, tapi jauh daripada itu ada nilai-nilai kemandirian, kreativitas dan pemberdayaan masyarakat yang mana hal ini tercermin dalam Pancasila khususnya sila ke-5,” jelas Eva.

Lebih lanjut, Legislator PKB ini berpendapat bahwa aktivitas ekonomi yang sehat dapat mendorong interaksi antardaerah, menguatkan solidaritas lintas suku, agama, dan budaya, serta memperkuat rasa persatuan.

“Tanpa kita sadari, aktivitas ekonomi yang kita lakukan sehari-hari mendorong kita berinteraksi dengan banyak orang dan bahkan hingga lintas daerah. Dan tentu hal ini membutuhkan sikap toleransi,” tuturnya.

Karena itu, iya berharap persaingan usaha dapat dilakukan secara fair dan tidak merugikan satu sama lain agar tidak menimbulkan gesekan-gesekan yang dapat merusak persatuan.

“Saya berharap persatuan dan kesatuan kita terus kita pelihara dengan baik, khususnya dengan melakukan persaingan usaha yang sehat dan tidak saling merugikan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

MBG Disebut “Harga Mati”, Penggugat: Jangan Ambil dari Pos Pendidikan

27 Februari 2026 - 23:59 WIB

Moh. Abdul Kholiq Suhri

Rangkap Jabatan dan Standar Ganda Penegakan Hukum

25 Februari 2026 - 20:01 WIB

Apa Dampaknya jika ”Parliamentary Threshold” Dinaikkan?

25 Februari 2026 - 02:47 WIB

ambang batas parlemen

Wacana Ambang Batas 7% Ungkap Ketidakpastian Hukum dalam Putusan Mahkamah Konstitusi

24 Februari 2026 - 23:39 WIB

Kawal Pemilu dan Demokrasi

Tanggapan Pemohon atas Klaim Mendikdasmen MBG Tak Kurangi Anggaran Pendidikan

23 Februari 2026 - 17:53 WIB

Trending di Berita Terkini