Menu ✖

Mode Gelap
Tanggung Jawab Direksi dalam Perseroan Terbatas, Kapan Bisa Digugat? Gaji Ditahan Perusahaan, ke Mana Pekerja Harus Mengadu? Tanah Warisan Jadi Sengketa Keluarga, Bagaimana Cara Menyelesaikannya? Eksepsi Roy Suryo Ditolak, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut Dua Hakim Dijatuhi Sanksi Berat, dari Mangkir 129 Hari hingga Pelanggaran Etik Daftar Tindak Pidana Baru dalam KUHP Nasional Yang Harus Diketahui

Berita

Dinilai Gagal Tangani Maraknya Begal, HMPB Desak Kapolres Bangkalan Mundur

badge-check


					Salah satu demonstran membentangkan poster bertulisan Perbesar

Salah satu demonstran membentangkan poster bertulisan "Pecat Kapolres Bangkalan" (14/10)

Bangkalan – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Bangkalan (HMPB) gelar aksi damai dan diam di depan Polres Bangkalan, Kamis (14/10/2021). Dalam aksi tersebut, HMPB mendesak Kapolres Bangkalan mundur karena dinilai telah gagal menangani maraknya begal yang meresahkan masyarakat Bangkalan.

“Bayangkan Masyarakat Bangkalan tidak enak tidur, tidak enak makan karena menjaga motornya, takut dibegal”. Jelas Ketua HMPB, Abdul Hakim kepada wartawan.

Baca juga: Polisi Banting Demonstran, SEMA UIN SUKA: Tidak Mencerminkan Sikap Penegak Hukum

Tidak hanya itu, Hakim mengaku mendapatkan aduan dari masyarakat adanya maling yang sudah ditangkap tapi kemudian dikeluarkan oleh pihak kepolisian.

“Bahkan, kami dapat aduan maling sudah ditangkap dapat dikeluarkan”. Tambahnya.

Aksi HMPB

Foto: Salah satu demonstran HMPB membentangkan poster berulisan “Fungsi kepolisian: Banyak tidur, banyak makan, banyak ngopi & rokoan, absen pagi langsung pergi” (14/10)

Dalam aksi tersebut, para demonstran mengenakan baju hitam sebagai tanda keprihatinan atas kinerja Polres Bangkalan.

“Kehadiran kami dimaksudkan untuk mengingatkan agar Kepolisian lebih profesional, sigap dan tanggap terhadap keresahan masyarakat”. Ujarnya.

Insiden Penarikan Baju Demonstran

Dalam aksi damai tersebut, salah satu demonstran HMPB Oktavian Ismail Johansyah mengaku sempat ditarik paksa oleh oknum kepolisian bernama Bagus W. Oknum kepolisian tersebut.

“Betul, baju saya sempat ditarik secara kasar oleh polisi yang bernama Bagus W. Terus dia bilang “ini kantor saya, saya yang berwenang disini”” Ungkap Oktavian.

Baca juga: HMPB Ajukan Keberatan Administratif ke Gubernur Khofifah: Kebijakan PLH Sekda Cacat Hukum!

Menanggapi hal itu, Sekretaris HMPB Supriadi menyayangkan insiden tersebut. Ia menilai tindakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian itu memalukan dan sudah mencederai nama baik polres Bangkalan. Karena itu, ia berharap ada sanksi tegas dari kapolres terhadap oknum polisi tersebut.

“Saya harap oknum yang bersangkutan bisa ditindak sesuai perbuatannya, karena itu sudah mencederai nama baik kepolisian, ” Pungkasnya

Baca Lainnya

Eksepsi Roy Suryo Ditolak, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut

20 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Eksepsi Roy Suryo Ditolak, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut

Dua Hakim Dijatuhi Sanksi Berat, dari Mangkir 129 Hari hingga Pelanggaran Etik

20 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Dua Hakim Dijatuhi Sanksi Berat, dari Mangkir 129 Hari hingga Pelanggaran Etik

MK Perintahkan Revisi UU Peradilan Militer, DPR Diberi Waktu Dua Tahun

18 Oktober 2026 - 08:13 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Peradilan Militer, DPR Diberi Waktu Dua Tahun

Festival Transmigrasi 2026 Digelar di Rempang, Dorong Ekonomi Kawasan

10 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Festival Transmigrasi 2026 di Rempang
Trending di Berita